inilah aku

inilah aku
garut

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 02 September 2012

sepenggal perjalanan hidupku


Setiap orang punya mimpi dan aku yakin, dengan kesungguhan, keyakinan, dan doa semua mimpi kita kan menjadi kenyataan.

Salah satu mimpiku adalah dapat bertemu kembali dengan kakak angkatku yang sangat ku sayangi. Beliau dulu ku kenal dari salah satu saudariku. Kebetulan saat itu katanya si kakak angkatku itu suka sama saudariku. Semenjak dikenalkan, kakak angkatku itu, selalu datang sehabis maghrib untuk mengajariku berbagai mata kuliah. Akukan orangnya malas baca dan sangat kebetulan, kakakku itu pintarnya minta ampun. Bayangin aja, hampir setiap pertanyaan selalu dijawab dengan sempurna, disebutkan judul buku sumbernya, pengarangnya sampai halamannya. Gilaaaaa...bener-bener genius. Aku sangat beruntung mempunyai kakak seperti beliau.

Selain kepintaran, beliau juga sangat sabar. Aku inikan dulu tipe anak yang tidak bisa mandiri. semua hal selalu dibantu dan aku paling tidak bisa menahan emosi. Kakakku itu bisa dikatakn sebagai wadah untuk menampung semua uneg-unegku dan alhamdulillah, dengan sabar beliau mendengarkan semua keluhanku. Dan aku heran setiap ucapannya langsung membuat hatiku nyaman, damai, n tenaaaaaaaaaaaaaaaang banget.

aku sangat, sangat bergantung sekali padanya tapi entah dimulai dari mana, aku benar-benar tak menyadari tiba-tiba aku lostkontak dengan beliau. Aku benar-benar sedih. Bayangkan di saat aku sedang kehilangan almarhum bapak n dua kakakku dan di saat itu pula beliau tak bisa kuhubungi.

Kesedihanku semakin memuncak ketika wisuda. Ketika semua teman didampingi oleh ayah dan ibunya, aku seorang diri. Ada beberapa kakakku yang datang tapi karena wisudaku bertepatan dengan hari ke tujuh kematian bapak, akhirnya mereka kelelahan dan lebih memilih di luar ruang wisuda. Ketika foto keluarga, aku cepat-cepat mencari kakakku dan sedih banget karena saat itu aku hanya didampingi oleh kakak dan pamanku. Aku membayangkan kalau saya ada kakak angkatku, tentu kesedihanku akan hilang karena beliau pasti akan mampu membuatku tertawa tapi semua itu hanyalah hanyalan, kini beliau entah di mana.

Sejak lostkontak itu, aku terus mencari dirinya. Aku benar-benar tak bisa jauh dari dirinya. Aku tak bisa menemukan kakak sebaik dirinya. Beliau orang hebat karena itulah suatu saat aku pasti dapat menemukannya.

Tak terasa ini sudah tahun 2012 dan itu berarti sudah 12 tahun aku tak bertemu dirinya. Dan malam ini, ketika hati sedang sedih ku coba kembali mencari dirinya dan subhanallah, Allah memang benaar-benar saya dengan diriku. Tanpa ku duga, malam ini ku menemukan info tentang dirinya. Lalu dengan perasaan ragu ku coba tuk menghubunginya dan subhanallah ternyata itu memang benar-benar dirinya, kakak yang sangat aku sayangi. Malam ini rasa sakit hati, rasa sedihku, hilang ketika menerima sms darinya. Terima kasih kak, sampai kapanpun kau kan menjadi kakak terbaikku...^_^

SEKELUMIT KISAH MENJELANG HARI RAYA



Puasa tahun 2012 ini menurutku puasa yang tidak khusu’ karena dalam pikiranku terbersit hal-hal buruk yang akan terjadi dalam kehidupanku. Semua pikiran itu muncul karena hampir setiap orang yang menjenguk ibuku mengataan bahwa usia ibuku sudah tak lama lagi.  Awalnya aku tidak memikirkan masalah itu tapi setelah banyak yang berbicara, hatiku mulai diselimuti kekhawatiran walau kadang perasaan itu hilang ketika aku yakin bahwa setiap manusia pasti akan mati. Tapi kadang ketika aku berpikir kan kemana ku pergi jika ibuku telah tiada nanti? Egois ya aku memang egois. Aku terlalu berat melepas kepergian ibu hanya karena masalah duniawi.
Suatu hari ketika aku dan seorang keponakan duduk di hadapan ibuku yang terbujur lemas, tiada daya, tiba-tiba keponakanku berkata kepadaku apakah aku sudah ikhlas melepas ibuku? Bagai disambar petir, aku diam tak bisa bicara. Ku tahan sekuat mungkin air mata yang kan membasahi pipi. Ku kuatkan diriku setelah itu ku tanya kepadanya tentang penyebab kenapa dia mengutarakan itu. Dia bilang, ibuku memang sudah waktunya pergi tapi karena aku belum ikhlas melepas, akhirnya ibuku tak bisa pergi meninggalkanku. Berat memang berat tuk ikhlas, aku tidak memungkiri itu karena hanya ibu yang selalu menemani hari-hariku. Hanya dengan ibu aku dapat berlindung dari ancaman siapapun. Hanya kepada ibu, aku mencurahkan isi hatiku. Ibu adalah segala-galanya bagiku.

Setelah pertanyaan itu muncul, hari-hariku diselimuti kesedihan. Setiap hari ku coba tuk ikhlas, ikhlas, dan ikhlas. Ketika puing-puing keikhlasan itu sudah mulai menyatu, tiba-tiba datang lagi seorang keponakanku yang lain dan dia mengatakan bahwa hidup ibuku tidak sampai lebaran. Mendengar itu, aku langsung emosi. Memangnya dia Tuhan yang bisa tahu kapan waktu meninggalnya seseorang. Aku lalu marah kepadanya dan dia langsung pergi. Semenjak kejadian itu, setiap malam aku tak bisa tidur. Ku pandangi terus wajah ibu. Aku takut, ketika aku terlelap, ibu pergi tanpa pamit kepadaku. Tak lupa di setiap doaku, ku mohon jika memang hidup ibuku tak lama, aku ingin ibu pergi dalam keadaan husnul khotimah dan berada di sisiku.

Hari demi hari terus berjalan dan hatiku pun terus diliputi ketakutan sampai tibalah pada malam takbiran. Aku benar-benar tak bergairah menghadapi lebaran tahun ini. Ketika takbiran bergema, aku bersyukur karena ibuku masih bisa memandang wajahku, masih bisa tersenyum, masih bisa bercanda, dan ku masih diberi kesempatan untuk merawat dan menjaga ibu. Terima kasih ya Allah.

Lebaran telah melewati hari ke empat belas. Alhamdulillah ibuku masih seperti dulu. Tapi entah mengapa, aku merasa ada kesedihan yang kan menghampiri. Aku merasa kan ada yang pergi tapi siapa aku tak tahu. Bisa ibuku, aku, kakakku yang stroke, kakakku yang komplikasi, atau kakakku yang lainnya. Wallahu a’lam.

Seminggu mau lebaran, ada tetangga kanan, kiri, dan depan deket rumah meninggal dunia. Aku jadi teringat waktu aku dulu menjaga bapak di rumah sakit. kamar bapakku dirawat di kelilingi oleh orang-orang yang meninggal. Aku heran aja kok sama ya dengan apa yang sekarang aku alami. Tapi bedanya sekarang aku dan ibu di rumah bukan di rumah sakit. pemikiranku jadi berlanjut, aku ingat setelah banyak yang meninggal di rumah sakit, bapakku diizinkan pulang dan setelah sampai di rumah, tak berapa lama kakak iparku meninggal, setelah itu kakak kandungku juga meninggal. Dan tak berapa lama, bapakku juga meninggal. Itu adalah tahun duka cita bagiku karena dalam waktu satu tahun, aku kehilangan tiga orang yang ku sayang. Apakah hal itu akan terjadi lagi kini? Wallahu a’lam. Aku berharap, apapun yang terjadi, semoga  aku ikhlas dan ku yakin semua itu pasti ada hikmahnya.

Kamis, 16 Agustus 2012

Minggu, 05 Agustus 2012


download yuk link di bawah ini
1.<a href="http://www.4shared.com/file/7_wyXKKZ/makalah_puisi_lama_dan_puisi_b.html" target=_blank>makalah puisi lama dan puisi baru_2.docx</a>




Sabtu, 04 Agustus 2012

Sabtu, 28 Juli 2012

(PUISI) BUKALAH HATIMU


Hari ini ada pelajaran hidup yang sangat berharga
tanpa kau sadari telah kau berikan kepadaku

Terima kasih kawan...
Karena ceritamu itu
Aku kini yakin tentang siapa dirimu yang sebenarnya
Wajah cantik,  mulut manis, harta berlimpah
Mampu membuat aku terbuai
Tapi kini
Ku sadar di balik semua kelebihanmu
Tersimpan keburukan yang sangat dalam dirimu

Kawan
Selama ini kau adalah tempat menumpahkan segala rasaku
Selama ini nasihat-nasihatmu selalu ku dengar dari mulutmu
Kau selalu mengingatkanku di saat ku terlupa
Namun kini hatiku benar-benar kecewa
Di balik semua kelebihan dalam dirimu
Kau tega menelantarkan ibumu
Orang yang telah mengandung dan merawatmu dengan segenap jiwa
Kawan
Mengapa hatimu begitu membeku?
Mengapa hatimu begitu kejam
Membiarkan ibumu tergolek tak berdaya?
Tak merasakah kau akan pengorbanan ibumu
Tak takutkah kau Jika Allah mengambil ibumu?
Tak takutkah kau jika kau disebut anak durhaka?
Kemana selama ini nasihat-nasihat dari mulutmu itu?
Kenapa semua itu hanya kau berikan untukku?
Kenapa kau tidak mengamalkannya juga?
Kenapa kawan?
Apakah kau merasa amal ibadahmu sudah lebih dari cukup?
Duhai kawanku
Aku sangat sedih melihat kau seperti ini
Cobalah buka hatimu
Di hadapanmu ada seorang wanita tua tak berdaya
Dialah ibumu
Rawatlah ibumu dengan sebaik-baiknya
Jangan sampai hadir penyesalan di akhir ceritamu

Wahai kawanku dengarkanlah perkataanku ini
Tak ada sedikitpun maksud jahat  untukmu
Justru ini adalah bukti bahwa aku sangat menyayangimu

Jumat, 27 Juli 2012

LAGU UNTUK AYAH


PUISI PERGILAH SAHABAT

sahabat...
sudah sekian kita bersama
merajut asa
melukiskan kisah indah 
mengukir kenangan manis


sahabat...
gelombang besar selalu menerpa persahabatan kita
tajamnya kerikil kehidupan selalu menghadang
namun
kita tetap bergandengan tangan
kita tetap tersenyum
kita tetap mampu menghiasi persahabatan dengan warna indah


sahabat
kini ketika kematian tlah hadir di depan mata
ketika itu pula tak ada daya tuk menghalanginya
berat sungguh berat
ku melepas dirimu
sahabat sejati
yang selalu menemani hari-hari


sahabat
izinkanlah aku tuk terakhir kalinya
tuk selalu di sampingmu
memandangi wajahmu
menyentuh halusnya kulitmu
melihat senyum manismu
mendengarkan suara merdumu walau hanya sekejap


sahabat
ku sudah rela melepasmu
jika kau ingin pergi, pergilah
semoga kau bahagia di sana
kita pasti kan bertemu kembali
di surga nanti


ku iringi kepergianmu
dengan senyuman
walau tetes air mata membasahi pipi
tapi ku tlah ikhlas melepasmu


pergilah sahabat
doaku kan slalu menemani tidur panjangmu


Kamis, 26 Juli 2012

PUISI COBALAH TUK IKHLAS


Jika kita di hadapkan pada sebuah pertanyaan
Relakah kita ketika orang yang kita sangat cintai meninggalkan kita?
Tentu jawaban kita pasti tidak
Sampai kapanpun kita takkan ingin berpisah dari oranng yang sangat kita cintai
Tapi apakah kita masih tak rela
Ketika orang yang kita cintai terbujur lemah tak berdaya
Hanya desahan napas yang sesekali terdengar
Hanya rintihan yang selalu kita dengar
Dan matanya menunjukkan bahwa ia benar-benar sangat lemah
Apakah kita masih tak rela?
Sungguh egois diri kita
 Jika kita masih saja tak rela
Tak bisakah kita berjiwa besar
Tuk merelakan orang yang kita cintai pergi
Marilah kita coba tuk ikhlas berpisah dengannya
Yakinlah kepergiannya itu adalah  jalan  yang terbaik untuknya
Dan jika kita memang benar-benar mencintainya
Ikhlaskanlah dan doakanlah semoga kepergiannya diberikan kemudahan oleh-Nya
dan semoga surga menjadi tempat terakhirnya


Senin, 23 Juli 2012

PUISI UNTUK ANAK

MENGAPA

hari-hari telah terlewati
namun hatimu tetap membeku
sepertinya tak ada lagi kelembutan dalam dirimu
walau hanya sedikit
apa salahku, duhai anakku sayang
kenapa kau campakkan aku seperti ini
tak bisakah kau sedikit memberikan rasa cintamu untukku
tak bisakah kau menghapus rasa benci itu
rasa benci yang sampai saat ini tak ku mengerti
dari dulu sampai sekarang
seluruh cintaku sayangku
hanya ku persembahkan untukmu, duhai anakku
kini ku baru menyadari
dirimu tak seperti diriku
apa salahku hingga kau begitu membenciku
apa salahku hingga kau tega menelantarkan hidupku
wahai anakku tercinta
sebesar apapun kebencian dalam dirimu untukku
sejahat apapun kau kepadaku
doaku tetap mengalir untukmu
ku berhara kebahagiaan keberkahan kan selalu menjadi milikmu
satu hal yang aku ingin kau tahu
AKU AKAN TETAP MENYAYANGIMU
SAMPAI AJAL MENJEMPUT
DAN SAMPAI KAPANPUN KAU TETAP ANAKKU TERCINTA

Minggu, 22 Juli 2012

PUISI UNTUK SAHABAT

Sahabat...
tawa canda serta tangis selalu menghiasi hari-hari kita
setiap hari
cerita indah kita lukis bersama
ketika kesalahpahaman terjadi
saat itu pula pengertian  hadir
sahabat
kesal, marah, benci pernah terjadi di antara kita
bahkan kita pernah melepas genggaman tangan kita
kesalahpahamansering menghiasi persahabatan kita
tapi semua ituternyata semua itu
tak mampu memisahkan kita berdua
seberat apapun batu menghadang
kita selalu kuat tuk menghancurkannya
seberat apapun rintangan menerjang
kita kan mampu melewatinya
karena kita tetap bersatu 
tuk tetap mempertahankan persahabatan ini
sahabat
semoga persahabatan ini akan tetap terjalin
sampai akhir hayat memisahkan
a

PUISI UNTUK ANAKKU


IBU BERKATA

Duhai anakku tercinta
Dulu aku selalu merawatmu dengan penuh cinta
Lelah letih tak ku rasa
Karena aku begitu sayang padamu
Dulu ketika kau sedang sakit ku merawatmu dengan penuh kesabaran
Setiap malam mata ini tak bisa terpejam
Dulu  ketika kau belum bisa berjalan
Ku tuntun kau perlahan-lahan
Ketika kau belum bisa berbicara
Ku ajarka kau dengan penuh kesabaran
Huruf demi huruf kata demi kata hingga kau pandai merangkai kata
Anakku
Semua itu ku lakukan dengan penuh keikhlasan
Tak pernah terlintas dalam benakku tuk meminta ganti
Atas semua pengeluaranku untukmu
Ibu dan ayahmu ikhlas benar-benar ikhlas merawat dirimu
Duhai anakku tercinta
Hari ini, ketika ayamu telah tiada
Kau campakkan aku, ibumu sendiri
Kau biarkan aku terbaring lemah tanpa kau di sampingku
Aku merasa cinta dalam hatimu tlah hilang entah kemana
Anakku tak ingatkah kau atas semua yang ku lakukan untukmu
Sungguh perih hati ini bila ingat semua kata-katamu itu
Sungguh sedih hati ini ketika kau pergi
Aku tahu sekarang aku tak bisa apa-apa lagi
Aku hanya wanita tua
Yang hanya bisa terbaring tanpa melakukan apapun
Anakku tercinta
Tak adakah setitik cahaya cinta untuk aku, ibumu ini
Tak adakah sayang dalam hatimu untukku lagi
Tak ingatkah kau dengan semua pengorbananku dulu
Anakku sayang
Sebelum aku pergi
Aku ingin sekali merasakan halusnya   tanganmu
Melihat wajahmu tuk terakhir kali
Duhai anakku sayang
Bisakah kau mewujudkan itu




Rabu, 18 Juli 2012

PUISI TUK RENUNGAN

ketika senyum tak lagi mengembang
ketika tangis tak lagi terdengar
ketika kata tak lagi dapat terucap
ketika mata tak lagi terbuka
ketika tubuh tak lagi bergerak
ketika seluruh tubuh menjadi kaku
ketika itu pula KEMATIAN telah datang
duhai saudaraku...
sudah siapkah kita untuk mati?
sudah cukupkah amal ibadah kita?
sudah pantaskah kita berada di surga?
duhai saudaraku...
nasib kita di akhirat ditentukan oleh amal ibadah kita sendiri
ada yang mengisi hidupnya dengan iri, su'udzon ghibah, mengadu domba, sombong, benci, marah, kesal, bahkan ada yang sampai durhaka kepada orangtua
wahai saudaraku di antara itu semua mana yang kita pergunakan untuk mengisi hari-hari kita?
semoga kita termasuk hamba yang selalu beramal baik
agar kelak ketika kematian datang kita kan masuk surga-Nya

Senin, 16 Juli 2012

puisi ini adalah jalan terbaik untuk kita

kawan..
sekian lama kita bergandengan tangan
sekian lama kita selalu bersama
dan sekian lama ku terus terpedaya oleh mulut manismu
kata-katamu mampu membuat hatiku terbakar
kata-katamu mampu membuatku terbuai
dan kata-katamu mampu membuatku tak berdaya
taukah kau?
selama kita bersama, selama itu pula diriku tak merasakan ketenangan
hatiku kacau, jiwaku gelisah, pikiranku selalu diselimuti warna hitam
kawan...
jika persahabatan ini terus terjalin
rasanya aku tak sanggup
aku tak mau lagi terpedaya oleh kata-kata manismu
aku tak mau lagi mendengar janji-janji manismu
cukup sudah sampai di sini
jika kita lanjutkan, persahabatan ini tak akan membawa kita pada kemaslahatan
lebih baik kita lepaskan pegangan tangan kita ini
teruskan langkahmu walau tanpa diri ini
maafkan diriku
tapi sungguh
ini adalah jalan terbaik untuk kita berdua
selamat tinggal
semoga kau nanti akan menemukan kawan  yang lebih baik lagi
satu hal yang ingin ku katakan
aku sangat menyayangimu selamanya


Jumat, 06 Juli 2012

fotoku

Senin, 02 Juli 2012

PUISI PERPISAHAN

Perpisahan itu akan selalu ada

karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia

Setiap tetes airmata yang tertumpah hari ini

akan menjadi saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita
bina


Tak ada kata yang pantas terucap …..

hanya derai bening yang selalu bertaburan, mengucap selamat jalan

silakan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain

ditempat yang baru 

yang akan menjadi jarak pertemuan kita


Hari ini

jiwa dan naluri kita kembali terluka atas perpisahan raga

Namun percayalah …..

hati kita akan selalu terikat
Jalinan ukhuwah kita

akan semakin erat

semakin jauh ragamu melangkah
hati kita kan semakin dekat

janganlah  bersedih, kak…..
berbahagialah

karena kalian sebentar lagi akan menemukan suasana  baru

bukan disini lagi

tapi disana

Cukuplah setiap kenangan yang telah kita tanam

akan menjadi kenangan yang tumbuh subur

menyemaikan benih-benih cita diantara kita

Karena kalian tak harus disini

kita tak harus selalu bersama

kalian harus melanjutkan langkah 

mungkin ke tempat yang lain, yang siap untuk kalian tapaki.



Perkuatlah langkahmu 
jangan pernah terhenti
jangan pernah lelah

yakinkan diri dan hatimu

hari esok pasti lebih cerah

hari esok adalah harapan yang harus diraih
tebarkan senyumanmu

hari esok adalah bahagiamu

Yakinlah kak

cinta dan cita kita selalu bersatu

Kita akan bersatu selamanya, dalam ikatan  persahabatan ini.



kakakku tercinta…..

segala rindu yang akan muncul

segala nafas yang akan berhembus

segala harapan yang akan kita raih

segala langkah yang akan kita ayunkan

yakinlah disana ada KESUKSESAN




kakakku tercinta
biarkan aliran airmata ini jatuh sesukanya

biarkan dia mengalir, mengucap kata seindah-indahnya

karena airmata tak berarti sedih

airmata tak berarti duka

airmata ini merupakan 
lambang bahagianya hati



Biarkan dia menemani kita di hari ini
Di hari perpisahan.


tuk kakakku tercinta
selamat jalan kami ucapkan
Sampai berjumpa kembali di gerbang kesuksesan
teruslah berjalan mencapai apa yang kalian cita-citakan
Jangan pernah lelah tuk mencapai kesuksesan
Doa kami kan selalu menyertai langkahmu
kita pati kan bertemu kembali di kehidupan yang lebih indah
kehidupan yang penuh kesuksesan


.


INDAHNYA KEBERSAMAAN


mejeng dulu ah ...^^


(PUISI ) SELAMAT TIDUR ADIKKU



SELAMAT TIDUR ADIKKU
adikku sayang...
malam ini ku menemanimu
sambil mendendangkan sebuah lagu 
lagu yang ku ciptakan hanya untukmu

kini matamu tlah terpejam
senyum manis terukir di bibirmu
wajahmu yang begitu indah
tak bosan ku pandangi

adikku sayang
selamat tidur kakak ucapkan
semoga mimpi indah kan menemanimu

esok, ketika pagi menjelang
bukalah matamu 
agar kita bisa kembali merangkai indahnya hari 





puisi ini ku persembahkan untuk adeku tersayang yang akan selalu menghiasi hari-hariku..sayang kamu, deee...A4















Minggu, 01 Juli 2012

Sekian lama ku mencari                               
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT3-0UkO61KnNBQuAnhluqf5Y7XU_tf5mOUM1-Zv6k99RiWhheD-g
Sahabat yang dulu selalu menemani
Sahabat yang dulu selalu berbagi
Namun kini ia telah pergi
Entah kemana harus ku mencari
Sahabatku yang selalu di hati
            Jalan berliku sudah ku telusuri
            Kerasnya batu menghadang sudah ku hadapi
            Namun, kau tak jua ku temui
Sahabatku yang selalu ku nanti
Andai kau merasakan kerinduan hati ini
Ku yakin kau pun sedang mencariku kini
Dalam doa ku selalu meminta tanpa henti
Semoga kita dapat bertemu di suatu hari nanti
Setelah itu kita akan bergandengan tangan kembali
Sambil mengukir cerita indah kita kembali
Sahabat, jangan pernah berhenti kita mencari
Yakinlah suatu hari nanti kita kan bertemu kembali

Minggu, 17 Juni 2012

TERIMA KASIH



Malam seakan ikut merasakan kesedihaan hati ini
Pohon-pohon melambai-lambai
seolah-olah ingin berkata agar aku segera  meninggalkan kesedihan di hati
angin bertiup perlahan-lahan
seolah-olah ingin menenangkan kegelisahan hati
suara jangkrik saling bersahutan
seolah ingin mendendangkan lagu tuk menghibur diriku
Ya Allah,
malam ini ku baru menyadari
di saat ku merasa tak ada slagi orang yang menemani
tak ada lagi orang yang bisa kuajak  berbagi  dalam suka dan duka
dan di saat semua orang menjauhiku
ternyata...
masih banyak yang peduli dengan diriku
walau itu hanya sebuah pohon, angin, maupun binatang
tapi sungguh...
kesedihanku, kepedihanku, sakit hatiku,  kegelisahanku
semua itu hilang perlahan-lahan
dan kini ku tak merasa sendiri lagi
ku tak merasakan apa yang ku rasakan dulu
kini ku hanya merasakan bahagia dan bahagia
terima kasih ya Allah
karena Engkau telah menghadirkan itu semua sebagai penghibur hatiku

ARTI HIDUP MENURUTKU



Hidup sudah susah jadi kenapa harus dibuat tambah susah, cape bo...kalau terus seperti itu. Hidup ini adalah sebuah anugrah jadi harus kita syukuri. Apapun yang ada di hadapan kita, harus kita hadapi dengan kesungguhan, pemikiran matang, dan pastinya tanpa emosi dong.
Setiap orang pasti memiliki masalah dan setiap orang pastinya memiliki persepsi berbeda dalam penyelesaiannya. Kadang kita banyak menemukan orang yang memiliki masalah yang sama namun dalam penyelesaiannya berbeda-beda ada yang dengan emosi dan ada juga yang  bijaksana. Dalam penyalurannyapun berbeda-beda. Ada yang menyalurkan kekesalannya dengan menumpahkan semua uneg-uneg ke dalam buku diary, ada juga dengan curhat kepada ortu, saudara, ataupun teman, dan ada juga yang menyalurkannya dengan berteriak kencang atau menangis. Semua itu dilakukan walaupun dengan cara berbeda tapi satu tujuan yaitu untuk menenangkan hati. PASTINYA...
Aku pribadi, lebih suka menuangkan semua rasa manis, asam, pahit, dan getir ke dalam sebuah goresan pena yang kuukir dengan sepenuh hati dan kadang aku juga lebih suka berdiam diri di kamar sambil membuat lingkaran-lingkaran yang tak jelas namun bisa mengobati luka di hatiku.
Masalah, masalah, dan masalah itulah yang selalu menemani kita setiap hari. Di dunia ini tak ada yang tak bermasalah. Bagiku masalah itu akan terasa enak bila kita mengatasinya dengan enak pula. Kalau menurutku, jalani hidup ini dengan senyuman dan keikhlasan karena dua hal itu dapat meringankan beban yang sedang kita pikul. Apapun yang terjadi, cobalah untuk ikhlas, berpikir positif, dan jangan pernah kita menunjukkan kepada orang bahwa kita sedang punya masalah. Tunjukkanlah semua masalah yang kita hadapi di ahdpan Allah saja karena Allah adalah tempat terbaik kita untuk berbagi dan meminta pendapat.
Aku suka mendengarkan musik Indonesia dan aku setuju dengan salah satu lagu yang sebagian liriknya berbunyi seperti ini ‘dunia ini panggung sandiwara ceritanya mudah berubah.” Lagu itu mengena banget deh di hatiku. Cerita apapun yang sedang kita perankan pasti kan ada masalah di dalamnya. Bagiku masalah hanya sebuah iklan kehidupan. Dia akan muncul di sela-sela kita sedang memainkan peran kehidupan kita. Peran kehidupan yang kita jalani tak selamanya menyenangkan. Kadang kita memainkan peran yang sangat menguras air mata dan menguras emosi. Dan iklan yang muncul dalam kehidupan kita pun berbeda-beda. Namun, semua perbedaan itu dapat kita jadikan sebagai pembelajaran hidup bahwa dalam hidup ini jika tak ada perbedaan maka akan terasa hambar. Betul tidak? Betul..betul...betul....(Ipin dan Upin menjawab) ckckckc...ko Cuma mereka yang menjawab si tapi ya sudahlah...
Semua orang pastinya tahu bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan kehidupan abadinya adalah akhirat. Oleh karena itulah, aku mulai sekarang mencoba menabung tuk bekalku di dunia dan akhirat. Aku membeli dua celengan. Satu untuk uang menolong, berbaik sangka, ikhlas, sabar, pokoknya yang baik-baik semua deh. Dan yang satunya, aku sebenarnya sudah menahan diri untuk tidak memasukkan uang apapun ke dalamnya namun  kadang ada juga yang masuk, ada uang bohong, uang marah, benci, bahkan dendam. Duh, cape juga menahan diri tuk tidak menabung uang buruk seperti itu. Andai saja aku bisa membeli satu celengan saja, aku pasti akan membeli celengan kebaikan tapi ternyata tidak boleh karena celengan kehidupan itu ada dua yaitu celengen kebaikan dan celengan keburukan.
Kalau ingat nanti di akhirat, pertanggungjawabanku sangat besar, aku semakin merinding, aku takut tabungan kebaikanku dikalahkan oleh tabungan keburukanku. Makanya setiap hari, ku mencoba melihat jumlah kedua tabunganku itu. Aku mencoba mengingat kembali apa yang sudah ku lakukan setiap hari. Ku catat semua yang kulakukan lalu ku kelompokkan menjadi dua, baik dan buruk, setelah itu kuhitung. Dari situlah aku tahu, tabungan mana  yang pada hari itu lebih banyak aku isi.
Ku ingin mendapatkan tabungan kebaikan dalam jumlah besar agar aku bisa mendapatkan hadiah yaitu surga. Semoga semua itu bisa ku dapatkan. Dengan bermodalkan keyakinan dan kesungguhan aku pasti bisa.  Tujuan utama dalam hidupku ini adalah mendapatkan kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat karena kesuksesan adalah kebahagiaan yang tak bisa tertandingi oleh apapun.

Kamis, 10 Mei 2012

CERBUNG (keluarga idaman)

Ketika aku sedang duduk di bale yang ada di belakang rumah sambil makan  gorengan tahu plus pisang buatan emak tercinta, aku mendengar tawa emak dan babeh di dalam rumah. Ternyata mereka sudah sampai. Aku tak tahu darimana mereka karena di saat aku sedang mandi, mereka pergi. Sungguh terlalu memangnya mereka belum sadar kalau putrinya ini seperti cinderella yang kalau mereka lengah sedikit, aku  bisa diculik oleh jutaan pemuda?
Setelah menghabiskan kopi, aku lalu masuk tuk menemui emak dan babeh. Di ruang makan, mereka tertawa terus emak sampai memegang perutnya dan babeh lebih parah lagi, tertawa sambil bergaya seperti orang senam, membungkukkan badan berkali-kali setelah itu memeluk bahkan kadang sesekali memukul tembok. Orangtuaku memang lucu euy..
Pertanyaanku tak mereka hiraukan, mereka terlalu serius tertawa hingga tanpa mereka sadari, putrinya yang seperti cinderella ini ditelantarkan. Ala maaaaaaaaaaak, lebay banget.
“Mak, Mak, Maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak” aku terus berteriak karena kesabaranku sudah habis. Mendengar teriakanku, emak malah membalas berteriak sambil bilang “ lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu banget deh.” Mendengar jawaban emak aku lalu pergi kembali ke baleku tercinta dan tak lupa ku bawa semua gorengan emak yang ada di dalam tutup saji.
Sehabis shalat isya berjamaah, kami bertiga duduk di bale. Rasanya angin malam mampu membelai kami hingga kami terlena. Ketika ku sedang merasakan, keindahan malam, tiba-tiba emak dan babeh menyenggolku, kebetulan aku duduk di tengah mereka.
“Babeh sama emak kenapa si dari tadi senggal-senggol Mayang?”
“Ini kan malam Minggu, masa Kamu ngga tau si...biasa Babeh sama emak mau pacaran hehhe...” kata babeh tanpa berdosa, tanpa malu. Bayangkan coba bayangkan! umur udah seabad masiiiiiiiiiiiih aja seperti anak muda. Setiap malam Minggu pasti deh mereka seperti itu, duduk berduaan di bale. Sedangkan aku, aku hanya mampu mengisi malam Mingguku dengan sahabatku, kain ompol (maklum walau aku sudah kelas 11 SMA, aku masih rajin ngompol, hebatkan?)
“Mayang akan masuk ke rumah tapi dengan satu syarat, ceritain apa yang tadi Babeh dan Emaik alami. Mayang penasaran, habis ketawanya tak terbatas waktu dan ruang.  Lebaylagi.com.ah.”
Akhirnya dengan sedikit rayuan, babeh cerita juga. Ternyata, tadi ortuku pergi ke rumah bosnya babeh katanya si karena bosnya mau merayakan keberhasilan babeh dalam menjual jengkol.
Ketika mereka sudah sampai di rumah bosnya, mereka lalu dipersilakan untuk duduk di ruang tamu, mejanya penuh dengan makanan. Setelah tuan rumah mempersilakan tuk menyicipi hidangan yang sudah disediakan, emak lalu mengambil jus jambu. Ketika emak mau minum, di sinilah kelucuan terjadi. Tiba-tiba bosnya babeh dengan intonasi tinggi mengatakan ‘subhanallah.’ Mendengar itu, Emak kaget sekali lalu emak minta maaf.
Si bos dan istrinya kebingungan karena menurut mereka, emak tidak punya salah kepada mereka. lalu istri bos memanggil anaknya yang sedang berdiri mematung di depan pintu rumahnya. ‘Subhanallah, ini ada tamu papi, cepat memberi salam.” Kata bos sambil tersenyum kepada pemuda itu. 
Pemuda itu lalu memberi salam dan mencium tangan babeh dan emak. Kata babeh dan emak, pemuda itu ganteeeeeeeng katanya kaya tokoh idolaku, Park Shi Ho. Emak lalu menanyakan namanya dan ternyata namanya adalah SUBHANALLAH. Nama yang aneh. Masa si orang terkaya di daerah itu dan di zaman yang sudah canggih ini, namanya seperti itu.
“Mayang, lucukan cerita babeh dan emak?”
“Apa yang lucu? Biasa aja..
“Lucu dong. Soalnya waktu emakmu bertanya namanya, dia lalu bilang subhanallah.
Awalnya emak kira dia terpesona melihat kecantikan emak tapi ternyata, itu namanya.” Kata emak dengan mimik wajah kecewa dan ku lihat babeh cemberut seperti cemburu gitu.
“Hahahaha......lucu...lucu..”
“Tuh, kan, Kamu ketawa juga. Emang itu kejadin lucu baru nyadar Kamu.” Kata emak sambil senyum dan melirik genit ke arah babeh.
“yeeee...orang Mayang ngetawain emak. Emang emak ga nyadar, emak mirip siapa? Masa baru denger kata itu sudah geer dan parahnya salah perkiraan hehe..”
“emang emak mirip siapa?” kata emak penasaran
“emak, dari postur tubuh mirip Luna Maya. Dari belakang, mirip desi Ratnasari. Dan dari depan mirip, siapa Beh?
“Mirip Tukul versi cewek.” Kata babeh sambil tertawa terpingkal-pingkal. Aku pun langsung tertawa dan ku lihat emak diam saja. Melihat emak seperti itu, aku menyenggol babeh yang masih terpingkal-pingkal. Babeh lalu mendekati emak dan mencium keningnya. Romantiiiiiiiiis banget...so sweeet..
“ emak, Beh, Mayang mau tanya, kenapa si aku dikasih nama mayang? Malu tau..”
“Iah kan bagus, MAYANG. Tuh didengernya enak.” Kata babeh membela
“Iye kalau nyebutnya Cuma segitu tapi kalau di sekolah kan ketika diabsen, dipanggil nama lengkapnya. Temen-temen Mayang namanya bagus-bagus, ada Azzahra, Surya Dean Pasha, pokoknya semua bagus-bagus deh tapi namaku jelek sendiri, PUTU MAYANG. Coba beh, mak, bayangkan, PUTU MAYANG.”
“ngga apa-apa bagi kami itu biasa aja. Apapun namanya yang penting Kamu bener, dapat menjadi kebanggan babeh dan emak.” Kata babeh dan emak tersenyum. Aku jadi terharu mendengarnya lalu kami bertiga berpelukan.
Emak lalu menyuruh aku untuk masuk rumah. Sambil tersenyum, aku menciumi mereka dan kemudian masuk ke rumah. Aku langsung masuk kamarku yang ku jadikan surga dunia. Kamarku kecil, aku tidak pakai dipan, hanya kasur saja yang ku letakkan di tengah antara kanan dan kiri. Di sebelah kanan, tepatnya di pojok dekat lemari ada meja kecil di atasnya ada sajadah dan mukena. Di sebelah kirinya ku biarkan kosong. Kamarku berwarna-warni, ada merah muda, hijau, kuning, puttih, ungu, dan merah tua.
Aku mematikan kamarku lalu kurebahkan diriku di kasur sambil memeluk kain ompolku. Tak lupa ku hidupkan radioku yang terletak tepat di sebelah kanan kepalaku. Kusetel lagu kesukaanku, Wali band. Rasanya, hatiku begitu tentram. Di pikiranku tak ada lagi Hardi, cowok brengsek yang dulu pernah mampir di hatiku lalu karena dia selingkuh, aku langsung menendangnya dari hatiku.
Sangat sulit tuk melupakan semua kenangan bersamanya namun, malam ini, aku benar-benar bisa melupakannya. Aku benar-benar suka dengan kegelapan karena di kegelapan itu akan ku temui banyak hal, ketenangan, kesejukan, ide-ide keren, kenangan indah, pokoknya semua hal yang dapat membuatku bahagia, bahagia, dan bahagia.
....Bagaimana cerita selanjutnya? ... Tunggu episode berikutnya. Jangan kemana-mana, tetaplah di blog NENENG HUWAIDAH...^^