This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 04 Agustus 2012
Sabtu, 28 Juli 2012
(PUISI) BUKALAH HATIMU
21.22
No comments
Hari ini ada pelajaran
hidup yang sangat berharga
tanpa kau
sadari telah kau berikan kepadaku
Terima kasih
kawan...
Karena
ceritamu itu
Aku kini yakin
tentang siapa dirimu yang sebenarnya
Wajah cantik, mulut manis, harta berlimpah
Mampu membuat
aku terbuai
Tapi kini
Ku sadar di
balik semua kelebihanmu
Tersimpan keburukan
yang sangat dalam dirimu
Kawan
Selama ini kau
adalah tempat menumpahkan segala rasaku
Selama ini
nasihat-nasihatmu selalu ku dengar dari mulutmu
Kau selalu
mengingatkanku di saat ku terlupa
Namun kini
hatiku benar-benar kecewa
Di balik semua
kelebihan dalam dirimu
Kau tega
menelantarkan ibumu
Orang yang
telah mengandung dan merawatmu dengan segenap jiwa
Kawan
Mengapa hatimu
begitu membeku?
Mengapa hatimu
begitu kejam
Membiarkan ibumu
tergolek tak berdaya?
Tak merasakah
kau akan pengorbanan ibumu
Tak takutkah
kau Jika Allah mengambil ibumu?
Tak takutkah
kau jika kau disebut anak durhaka?
Kemana selama
ini nasihat-nasihat dari mulutmu itu?
Kenapa semua
itu hanya kau berikan untukku?
Kenapa kau
tidak mengamalkannya juga?
Kenapa kawan?
Apakah kau
merasa amal ibadahmu sudah lebih dari cukup?
Duhai kawanku
Aku sangat
sedih melihat kau seperti ini
Cobalah buka
hatimu
Di hadapanmu
ada seorang wanita tua tak berdaya
Dialah ibumu
Rawatlah ibumu
dengan sebaik-baiknya
Jangan sampai
hadir penyesalan di akhir ceritamu
Wahai kawanku
dengarkanlah perkataanku ini
Tak ada sedikitpun
maksud jahat untukmu
Justru ini
adalah bukti bahwa aku sangat menyayangimu
Jumat, 27 Juli 2012
PUISI PERGILAH SAHABAT
07.44
No comments
sahabat...
sudah sekian kita bersama
merajut asa
melukiskan kisah indah
mengukir kenangan manis
sahabat...
gelombang besar selalu menerpa persahabatan kita
tajamnya kerikil kehidupan selalu menghadang
namun
kita tetap bergandengan tangan
kita tetap tersenyum
kita tetap mampu menghiasi persahabatan dengan warna indah
sahabat
kini ketika kematian tlah hadir di depan mata
ketika itu pula tak ada daya tuk menghalanginya
berat sungguh berat
ku melepas dirimu
sahabat sejati
yang selalu menemani hari-hari
sahabat
izinkanlah aku tuk terakhir kalinya
tuk selalu di sampingmu
memandangi wajahmu
menyentuh halusnya kulitmu
melihat senyum manismu
mendengarkan suara merdumu walau hanya sekejap
sahabat
ku sudah rela melepasmu
jika kau ingin pergi, pergilah
semoga kau bahagia di sana
kita pasti kan bertemu kembali
di surga nanti
ku iringi kepergianmu
dengan senyuman
walau tetes air mata membasahi pipi
tapi ku tlah ikhlas melepasmu
pergilah sahabat
doaku kan slalu menemani tidur panjangmu
sudah sekian kita bersama
merajut asa
melukiskan kisah indah
mengukir kenangan manis
sahabat...
gelombang besar selalu menerpa persahabatan kita
tajamnya kerikil kehidupan selalu menghadang
namun
kita tetap bergandengan tangan
kita tetap tersenyum
kita tetap mampu menghiasi persahabatan dengan warna indah
sahabat
kini ketika kematian tlah hadir di depan mata
ketika itu pula tak ada daya tuk menghalanginya
berat sungguh berat
ku melepas dirimu
sahabat sejati
yang selalu menemani hari-hari
sahabat
izinkanlah aku tuk terakhir kalinya
tuk selalu di sampingmu
memandangi wajahmu
menyentuh halusnya kulitmu
melihat senyum manismu
mendengarkan suara merdumu walau hanya sekejap
sahabat
ku sudah rela melepasmu
jika kau ingin pergi, pergilah
semoga kau bahagia di sana
kita pasti kan bertemu kembali
di surga nanti
ku iringi kepergianmu
dengan senyuman
walau tetes air mata membasahi pipi
tapi ku tlah ikhlas melepasmu
pergilah sahabat
doaku kan slalu menemani tidur panjangmu
Kamis, 26 Juli 2012
PUISI COBALAH TUK IKHLAS
22.58
No comments
Jika kita
di hadapkan pada sebuah pertanyaan
Relakah
kita ketika orang yang kita sangat cintai meninggalkan kita?
Tentu jawaban
kita pasti tidak
Sampai
kapanpun kita takkan ingin berpisah dari oranng yang sangat kita cintai
Tapi apakah
kita masih tak rela
Ketika
orang yang kita cintai terbujur lemah tak berdaya
Hanya desahan
napas yang sesekali terdengar
Hanya rintihan
yang selalu kita dengar
Dan matanya
menunjukkan bahwa ia benar-benar sangat lemah
Apakah
kita masih tak rela?
Sungguh
egois diri kita
Jika kita masih saja tak rela
Tak bisakah
kita berjiwa besar
Tuk merelakan
orang yang kita cintai pergi
Marilah
kita coba tuk ikhlas berpisah dengannya
Yakinlah
kepergiannya itu adalah jalan yang terbaik untuknya
Dan jika
kita memang benar-benar mencintainya
Ikhlaskanlah
dan doakanlah semoga kepergiannya diberikan kemudahan oleh-Nya
dan semoga surga menjadi tempat terakhirnya
Senin, 23 Juli 2012
PUISI UNTUK ANAK
09.05
No comments
MENGAPA
namun hatimu tetap membeku
sepertinya tak ada lagi kelembutan dalam dirimu
walau hanya sedikit
apa salahku, duhai anakku sayang
kenapa kau campakkan aku seperti ini
tak bisakah kau sedikit memberikan rasa cintamu untukku
tak bisakah kau menghapus rasa benci itu
rasa benci yang sampai saat ini tak ku mengerti
dari dulu sampai sekarang
seluruh cintaku sayangku
hanya ku persembahkan untukmu, duhai anakku
kini ku baru menyadari
dirimu tak seperti diriku
apa salahku hingga kau begitu membenciku
apa salahku hingga kau tega menelantarkan hidupku
wahai anakku tercinta
sebesar apapun kebencian dalam dirimu untukku
sejahat apapun kau kepadaku
doaku tetap mengalir untukmu
ku berhara kebahagiaan keberkahan kan selalu menjadi milikmu
doaku tetap mengalir untukmu
ku berhara kebahagiaan keberkahan kan selalu menjadi milikmu
satu hal yang aku ingin kau tahu
AKU AKAN TETAP MENYAYANGIMU
SAMPAI AJAL MENJEMPUT
Minggu, 22 Juli 2012
PUISI UNTUK SAHABAT
20.53
No comments
Sahabat...
tawa canda serta tangis selalu menghiasi hari-hari kita
setiap hari
cerita indah kita lukis bersama
ketika kesalahpahaman terjadi
saat itu pula pengertian hadir
sahabat
kesal, marah, benci pernah terjadi di antara kita
bahkan kita pernah melepas genggaman tangan kita
kesalahpahamansering menghiasi persahabatan kita
tapi semua ituternyata semua itu
tak mampu memisahkan kita berdua
seberat apapun batu menghadang
kita selalu kuat tuk menghancurkannya
seberat apapun rintangan menerjang
kita kan mampu melewatinya
karena kita tetap bersatu
tuk tetap mempertahankan persahabatan ini
sahabat
semoga persahabatan ini akan tetap terjalin
sampai akhir hayat memisahkan
tawa canda serta tangis selalu menghiasi hari-hari kita
setiap hari
cerita indah kita lukis bersama
ketika kesalahpahaman terjadi
saat itu pula pengertian hadir
sahabat
kesal, marah, benci pernah terjadi di antara kita
bahkan kita pernah melepas genggaman tangan kita
kesalahpahamansering menghiasi persahabatan kita
tapi semua ituternyata semua itu
tak mampu memisahkan kita berdua
seberat apapun batu menghadang
kita selalu kuat tuk menghancurkannya
seberat apapun rintangan menerjang
kita kan mampu melewatinya
karena kita tetap bersatu
tuk tetap mempertahankan persahabatan ini
sahabat
semoga persahabatan ini akan tetap terjalin
sampai akhir hayat memisahkan
PUISI UNTUK ANAKKU
20.05
No comments
IBU BERKATA
Duhai
anakku tercinta
Dulu
aku selalu merawatmu dengan penuh cinta
Lelah
letih tak ku rasa
Karena
aku begitu sayang padamu
Dulu
ketika kau sedang sakit ku merawatmu dengan penuh kesabaran
Setiap
malam mata ini tak bisa terpejam
Dulu ketika kau belum bisa berjalan
Ku
tuntun kau perlahan-lahan
Ketika
kau belum bisa berbicara
Ku
ajarka kau dengan penuh kesabaran
Huruf
demi huruf kata demi kata hingga kau pandai merangkai kata
Anakku
Semua
itu ku lakukan dengan penuh keikhlasan
Tak
pernah terlintas dalam benakku tuk meminta ganti
Atas
semua pengeluaranku untukmu
Ibu dan
ayahmu ikhlas benar-benar ikhlas merawat dirimu
Duhai
anakku tercinta
Hari
ini, ketika ayamu telah tiada
Kau
campakkan aku, ibumu sendiri
Kau
biarkan aku terbaring lemah tanpa kau di sampingku
Aku
merasa cinta dalam hatimu tlah hilang entah kemana
Anakku
tak ingatkah kau atas semua yang ku lakukan untukmu
Sungguh
perih hati ini bila ingat semua kata-katamu itu
Sungguh
sedih hati ini ketika kau pergi
Aku
tahu sekarang aku tak bisa apa-apa lagi
Aku hanya
wanita tua
Yang
hanya bisa terbaring tanpa melakukan apapun
Anakku
tercinta
Tak
adakah setitik cahaya cinta untuk aku, ibumu ini
Tak
adakah sayang dalam hatimu untukku lagi
Tak
ingatkah kau dengan semua pengorbananku dulu
Anakku
sayang
Sebelum
aku pergi
Aku
ingin sekali merasakan halusnya
tanganmu
Melihat
wajahmu tuk terakhir kali
Duhai
anakku sayang
Bisakah
kau mewujudkan itu
Rabu, 18 Juli 2012
PUISI TUK RENUNGAN
23.58
No comments
ketika senyum tak lagi mengembang
ketika tangis tak lagi terdengar
ketika kata tak lagi dapat terucap
ketika mata tak lagi terbuka
ketika tubuh tak lagi bergerak
ketika seluruh tubuh menjadi kaku
ketika seluruh tubuh menjadi kaku
ketika itu pula KEMATIAN telah datang
duhai saudaraku...
sudah siapkah kita untuk mati?
sudah cukupkah amal ibadah kita?
sudah pantaskah kita berada di surga?
duhai saudaraku...
nasib kita di akhirat ditentukan oleh amal ibadah kita sendiri
ada yang mengisi hidupnya dengan iri, su'udzon ghibah, mengadu domba, sombong, benci, marah, kesal, bahkan ada yang sampai durhaka kepada orangtua
wahai saudaraku di antara itu semua mana yang kita pergunakan untuk mengisi hari-hari kita?
semoga kita termasuk hamba yang selalu beramal baik
agar kelak ketika kematian datang kita kan masuk surga-Nya
Senin, 16 Juli 2012
puisi ini adalah jalan terbaik untuk kita
22.12
No comments
kawan..
sekian lama kita bergandengan tangan
sekian lama kita selalu bersama
dan sekian lama ku terus terpedaya oleh mulut manismu
kata-katamu mampu membuat hatiku terbakar
kata-katamu mampu membuatku terbuai
dan kata-katamu mampu membuatku tak berdaya
taukah kau?
selama kita bersama, selama itu pula diriku tak merasakan ketenangan
hatiku kacau, jiwaku gelisah, pikiranku selalu diselimuti warna hitam
kawan...
jika persahabatan ini terus terjalin
rasanya aku tak sanggup
aku tak mau lagi terpedaya oleh kata-kata manismu
aku tak mau lagi mendengar janji-janji manismu
cukup sudah sampai di sini
jika kita lanjutkan, persahabatan ini tak akan membawa kita pada kemaslahatan
lebih baik kita lepaskan pegangan tangan kita ini
teruskan langkahmu walau tanpa diri ini
maafkan diriku
tapi sungguh
ini adalah jalan terbaik untuk kita berdua
selamat tinggal
semoga kau nanti akan menemukan kawan yang lebih baik lagi
satu hal yang ingin ku katakan
aku sangat menyayangimu selamanya
sekian lama kita bergandengan tangan
sekian lama kita selalu bersama
dan sekian lama ku terus terpedaya oleh mulut manismu
kata-katamu mampu membuat hatiku terbakar
kata-katamu mampu membuatku terbuai
dan kata-katamu mampu membuatku tak berdaya
taukah kau?
selama kita bersama, selama itu pula diriku tak merasakan ketenangan
hatiku kacau, jiwaku gelisah, pikiranku selalu diselimuti warna hitam
kawan...
jika persahabatan ini terus terjalin
rasanya aku tak sanggup
aku tak mau lagi terpedaya oleh kata-kata manismu
aku tak mau lagi mendengar janji-janji manismu
cukup sudah sampai di sini
jika kita lanjutkan, persahabatan ini tak akan membawa kita pada kemaslahatan
lebih baik kita lepaskan pegangan tangan kita ini
teruskan langkahmu walau tanpa diri ini
maafkan diriku
tapi sungguh
ini adalah jalan terbaik untuk kita berdua
selamat tinggal
semoga kau nanti akan menemukan kawan yang lebih baik lagi
satu hal yang ingin ku katakan
aku sangat menyayangimu selamanya
Jumat, 06 Juli 2012
Senin, 02 Juli 2012
PUISI PERPISAHAN
13.11
No comments
Perpisahan
itu akan selalu ada
karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia
Setiap tetes airmata yang tertumpah hari ini
akan menjadi saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita
bina
Tak ada kata yang pantas terucap …..
hanya derai bening yang selalu bertaburan, mengucap selamat jalan
silakan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain
ditempat yang baru
yang akan menjadi jarak pertemuan kita
Hari ini
jiwa dan naluri kita kembali terluka atas perpisahan raga
Namun percayalah …..
hati kita akan selalu terikat
Jalinan ukhuwah kita
akan semakin erat
semakin jauh ragamu melangkah
karena kalian sebentar lagi akan menemukan suasana baru
bukan disini lagi
tapi disana
Cukuplah setiap kenangan yang telah kita tanam
akan menjadi kenangan yang tumbuh subur
menyemaikan benih-benih cita diantara kita
Karena kalian tak harus disini
kita tak harus selalu bersama
kalian harus melanjutkan langkah
mungkin ke tempat yang lain, yang siap untuk kalian tapaki.
Perkuatlah langkahmu
jangan pernah terhenti
jangan pernah lelah
yakinkan diri dan hatimu
hari esok pasti lebih cerah
hari esok adalah harapan yang harus diraih
hari esok adalah bahagiamu
Yakinlah kak
cinta dan cita kita selalu bersatu
Kita akan bersatu selamanya, dalam ikatan persahabatan ini.
kakakku tercinta…..
segala rindu yang akan muncul
segala nafas yang akan berhembus
segala harapan yang akan kita raih
segala langkah yang akan kita ayunkan
yakinlah disana ada KESUKSESAN
kakakku tercinta
biarkan aliran airmata ini jatuh sesukanya
biarkan dia mengalir, mengucap kata seindah-indahnya
karena airmata tak berarti sedih
airmata tak berarti duka
airmata ini merupakan
Biarkan dia menemani kita di hari ini
tuk kakakku tercinta
selamat jalan kami ucapkan
karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia
Setiap tetes airmata yang tertumpah hari ini
akan menjadi saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita
bina
Tak ada kata yang pantas terucap …..
hanya derai bening yang selalu bertaburan, mengucap selamat jalan
silakan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain
ditempat yang baru
yang akan menjadi jarak pertemuan kita
Hari ini
jiwa dan naluri kita kembali terluka atas perpisahan raga
Namun percayalah …..
hati kita akan selalu terikat
Jalinan ukhuwah kita
akan semakin erat
semakin jauh ragamu melangkah
hati kita kan semakin
dekat
janganlah bersedih, kak…..
berbahagialah
berbahagialah
karena kalian sebentar lagi akan menemukan suasana baru
bukan disini lagi
tapi disana
Cukuplah setiap kenangan yang telah kita tanam
akan menjadi kenangan yang tumbuh subur
menyemaikan benih-benih cita diantara kita
Karena kalian tak harus disini
kita tak harus selalu bersama
kalian harus melanjutkan langkah
mungkin ke tempat yang lain, yang siap untuk kalian tapaki.
Perkuatlah langkahmu
jangan pernah terhenti
jangan pernah lelah
yakinkan diri dan hatimu
hari esok pasti lebih cerah
hari esok adalah harapan yang harus diraih
tebarkan senyumanmu
hari esok adalah bahagiamu
Yakinlah kak
cinta dan cita kita selalu bersatu
Kita akan bersatu selamanya, dalam ikatan persahabatan ini.
kakakku tercinta…..
segala rindu yang akan muncul
segala nafas yang akan berhembus
segala harapan yang akan kita raih
segala langkah yang akan kita ayunkan
yakinlah disana ada KESUKSESAN
kakakku tercinta
biarkan aliran airmata ini jatuh sesukanya
biarkan dia mengalir, mengucap kata seindah-indahnya
karena airmata tak berarti sedih
airmata tak berarti duka
airmata ini merupakan
lambang bahagianya hati
Biarkan dia menemani kita di hari ini
Di hari perpisahan.
tuk kakakku tercinta
selamat jalan kami ucapkan
Sampai berjumpa
kembali di gerbang kesuksesan
teruslah berjalan
mencapai apa yang kalian cita-citakan
Jangan pernah lelah
tuk mencapai kesuksesan
Doa kami kan selalu
menyertai langkahmu
kita pati kan bertemu kembali di kehidupan yang lebih indah
kehidupan yang penuh kesuksesan
.
kehidupan yang penuh kesuksesan
.
(PUISI ) SELAMAT TIDUR ADIKKU
00.20
No comments
SELAMAT TIDUR ADIKKU
adikku sayang...malam ini ku menemanimu
sambil mendendangkan sebuah lagu
lagu yang ku ciptakan hanya untukmu
kini matamu tlah terpejam
senyum manis terukir di bibirmu
wajahmu yang begitu indah
tak bosan ku pandangi
adikku sayang
selamat tidur kakak ucapkan
semoga mimpi indah kan menemanimu
esok, ketika pagi menjelang
bukalah matamu
agar kita bisa kembali merangkai indahnya hari
puisi ini ku persembahkan untuk adeku tersayang yang akan selalu menghiasi hari-hariku..sayang kamu, deee...A4
Minggu, 01 Juli 2012
23.38
No comments
Sekian lama
ku mencari


Sahabat yang
dulu selalu menemani
Sahabat yang
dulu selalu berbagi
Namun kini
ia telah pergi
Entah kemana
harus ku mencari
Sahabatku
yang selalu di hati
Jalan berliku sudah ku telusuri
Kerasnya batu menghadang sudah ku
hadapi
Namun, kau tak jua ku temui
Sahabatku
yang selalu ku nanti
Andai kau
merasakan kerinduan hati ini
Ku yakin kau
pun sedang mencariku kini
Dalam doa ku
selalu meminta tanpa henti
Semoga kita
dapat bertemu di suatu hari nanti
Setelah itu
kita akan bergandengan tangan kembali
Sambil
mengukir cerita indah kita kembali
Sahabat,
jangan pernah berhenti kita mencari
Yakinlah
suatu hari nanti kita kan bertemu kembali
Minggu, 17 Juni 2012
TERIMA KASIH
20.52
No comments
Malam seakan ikut merasakan kesedihaan hati ini
Pohon-pohon melambai-lambai
seolah-olah ingin berkata agar aku segera meninggalkan kesedihan di hati
angin bertiup perlahan-lahan
seolah-olah ingin menenangkan kegelisahan hati
suara jangkrik saling bersahutan
seolah ingin mendendangkan lagu tuk menghibur diriku
Ya Allah,
malam ini ku baru menyadari
di saat ku merasa tak ada slagi orang yang menemani
tak ada lagi orang yang bisa kuajak berbagi
dalam suka dan duka
dan di saat semua orang menjauhiku
ternyata...
masih banyak yang peduli dengan diriku
walau itu hanya sebuah pohon, angin, maupun binatang
tapi sungguh...
kesedihanku, kepedihanku, sakit hatiku, kegelisahanku
semua itu hilang perlahan-lahan
dan kini ku tak merasa sendiri lagi
ku tak merasakan apa yang ku rasakan dulu
kini ku hanya merasakan bahagia dan bahagia
terima kasih ya Allah
karena Engkau telah menghadirkan itu semua sebagai penghibur
hatiku
ARTI HIDUP MENURUTKU
20.44
No comments
Hidup sudah susah jadi kenapa harus
dibuat tambah susah, cape bo...kalau terus seperti itu. Hidup ini adalah sebuah
anugrah jadi harus kita syukuri. Apapun yang ada di hadapan kita, harus kita
hadapi dengan kesungguhan, pemikiran matang, dan pastinya tanpa emosi dong.
Setiap orang pasti memiliki masalah
dan setiap orang pastinya memiliki persepsi berbeda dalam penyelesaiannya.
Kadang kita banyak menemukan orang yang memiliki masalah yang sama namun dalam
penyelesaiannya berbeda-beda ada yang dengan emosi dan ada juga yang bijaksana. Dalam penyalurannyapun
berbeda-beda. Ada yang menyalurkan kekesalannya dengan menumpahkan semua
uneg-uneg ke dalam buku diary, ada juga dengan curhat kepada ortu, saudara,
ataupun teman, dan ada juga yang menyalurkannya dengan berteriak kencang atau
menangis. Semua itu dilakukan walaupun dengan cara berbeda tapi satu tujuan
yaitu untuk menenangkan hati. PASTINYA...
Aku pribadi, lebih suka menuangkan
semua rasa manis, asam, pahit, dan getir ke dalam sebuah goresan pena yang kuukir
dengan sepenuh hati dan kadang aku juga lebih suka berdiam diri di kamar sambil
membuat lingkaran-lingkaran yang tak jelas namun bisa mengobati luka di hatiku.
Masalah, masalah, dan masalah itulah
yang selalu menemani kita setiap hari. Di dunia ini tak ada yang tak
bermasalah. Bagiku masalah itu akan terasa enak bila kita mengatasinya dengan
enak pula. Kalau menurutku, jalani hidup ini dengan senyuman dan keikhlasan
karena dua hal itu dapat meringankan beban yang sedang kita pikul. Apapun yang
terjadi, cobalah untuk ikhlas, berpikir positif, dan jangan pernah kita
menunjukkan kepada orang bahwa kita sedang punya masalah. Tunjukkanlah semua
masalah yang kita hadapi di ahdpan Allah saja karena Allah adalah tempat
terbaik kita untuk berbagi dan meminta pendapat.
Aku suka mendengarkan musik Indonesia
dan aku setuju dengan salah satu lagu yang sebagian liriknya berbunyi seperti
ini ‘dunia ini panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah.” Lagu itu mengena banget deh di hatiku. Cerita
apapun yang sedang kita perankan pasti kan ada masalah di dalamnya. Bagiku
masalah hanya sebuah iklan kehidupan. Dia akan muncul di sela-sela kita sedang
memainkan peran kehidupan kita. Peran kehidupan yang kita jalani tak selamanya menyenangkan.
Kadang kita memainkan peran yang sangat menguras air mata dan menguras emosi.
Dan iklan yang muncul dalam kehidupan kita pun berbeda-beda. Namun, semua
perbedaan itu dapat kita jadikan sebagai pembelajaran hidup bahwa dalam hidup
ini jika tak ada perbedaan maka akan terasa hambar. Betul tidak?
Betul..betul...betul....(Ipin dan Upin
menjawab) ckckckc...ko Cuma mereka yang menjawab si tapi ya sudahlah...
Semua orang pastinya tahu bahwa
kehidupan di dunia ini hanya sementara dan kehidupan abadinya adalah akhirat.
Oleh karena itulah, aku mulai sekarang mencoba menabung tuk bekalku di dunia
dan akhirat. Aku membeli dua celengan. Satu untuk uang menolong, berbaik
sangka, ikhlas, sabar, pokoknya yang baik-baik semua deh. Dan yang satunya, aku
sebenarnya sudah menahan diri untuk tidak memasukkan uang apapun ke dalamnya
namun kadang ada juga yang masuk, ada
uang bohong, uang marah, benci, bahkan dendam. Duh, cape juga menahan diri tuk
tidak menabung uang buruk seperti itu. Andai saja aku bisa membeli satu
celengan saja, aku pasti akan membeli celengan kebaikan tapi ternyata tidak
boleh karena celengan kehidupan itu ada dua yaitu celengen kebaikan dan
celengan keburukan.
Kalau ingat nanti di akhirat,
pertanggungjawabanku sangat besar, aku semakin merinding, aku takut tabungan
kebaikanku dikalahkan oleh tabungan keburukanku. Makanya setiap hari, ku
mencoba melihat jumlah kedua tabunganku itu. Aku mencoba mengingat kembali apa
yang sudah ku lakukan setiap hari. Ku catat semua yang kulakukan lalu ku
kelompokkan menjadi dua, baik dan buruk, setelah itu kuhitung. Dari situlah aku
tahu, tabungan mana yang pada hari itu
lebih banyak aku isi.
Ku ingin mendapatkan tabungan
kebaikan dalam jumlah besar agar aku bisa mendapatkan hadiah yaitu surga.
Semoga semua itu bisa ku dapatkan. Dengan bermodalkan keyakinan dan kesungguhan
aku pasti bisa. Tujuan utama dalam
hidupku ini adalah mendapatkan kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat
karena kesuksesan adalah kebahagiaan yang tak bisa tertandingi oleh apapun.
Kamis, 10 Mei 2012
CERBUNG (keluarga idaman)
20.59
2 comments
Ketika aku sedang duduk di bale yang ada di belakang rumah sambil makan gorengan tahu plus pisang buatan emak tercinta, aku mendengar tawa emak dan babeh di dalam rumah. Ternyata mereka sudah sampai. Aku tak tahu darimana mereka karena di saat aku sedang mandi, mereka pergi. Sungguh terlalu memangnya mereka belum sadar kalau putrinya ini seperti cinderella yang kalau mereka lengah sedikit, aku bisa diculik oleh jutaan pemuda?
Setelah menghabiskan kopi, aku lalu masuk tuk menemui emak dan babeh. Di ruang makan, mereka tertawa terus emak sampai memegang perutnya dan babeh lebih parah lagi, tertawa sambil bergaya seperti orang senam, membungkukkan badan berkali-kali setelah itu memeluk bahkan kadang sesekali memukul tembok. Orangtuaku memang lucu euy..
Pertanyaanku tak mereka hiraukan, mereka terlalu serius tertawa hingga tanpa mereka sadari, putrinya yang seperti cinderella ini ditelantarkan. Ala maaaaaaaaaaak, lebay banget.
“Mak, Mak, Maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak” aku terus berteriak karena kesabaranku sudah habis. Mendengar teriakanku, emak malah membalas berteriak sambil bilang “ lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu banget deh.” Mendengar jawaban emak aku lalu pergi kembali ke baleku tercinta dan tak lupa ku bawa semua gorengan emak yang ada di dalam tutup saji.
Sehabis shalat isya berjamaah, kami bertiga duduk di bale. Rasanya angin malam mampu membelai kami hingga kami terlena. Ketika ku sedang merasakan, keindahan malam, tiba-tiba emak dan babeh menyenggolku, kebetulan aku duduk di tengah mereka.
“Babeh sama emak kenapa si dari tadi senggal-senggol Mayang?”
“Ini kan malam Minggu, masa Kamu ngga tau si...biasa Babeh sama emak mau pacaran hehhe...” kata babeh tanpa berdosa, tanpa malu. Bayangkan coba bayangkan! umur udah seabad masiiiiiiiiiiiih aja seperti anak muda. Setiap malam Minggu pasti deh mereka seperti itu, duduk berduaan di bale. Sedangkan aku, aku hanya mampu mengisi malam Mingguku dengan sahabatku, kain ompol (maklum walau aku sudah kelas 11 SMA, aku masih rajin ngompol, hebatkan?)
“Mayang akan masuk ke rumah tapi dengan satu syarat, ceritain apa yang tadi Babeh dan Emaik alami. Mayang penasaran, habis ketawanya tak terbatas waktu dan ruang. Lebaylagi.com.ah.”
Akhirnya dengan sedikit rayuan, babeh cerita juga. Ternyata, tadi ortuku pergi ke rumah bosnya babeh katanya si karena bosnya mau merayakan keberhasilan babeh dalam menjual jengkol.
Ketika mereka sudah sampai di rumah bosnya, mereka lalu dipersilakan untuk duduk di ruang tamu, mejanya penuh dengan makanan. Setelah tuan rumah mempersilakan tuk menyicipi hidangan yang sudah disediakan, emak lalu mengambil jus jambu. Ketika emak mau minum, di sinilah kelucuan terjadi. Tiba-tiba bosnya babeh dengan intonasi tinggi mengatakan ‘subhanallah.’ Mendengar itu, Emak kaget sekali lalu emak minta maaf.
Si bos dan istrinya kebingungan karena menurut mereka, emak tidak punya salah kepada mereka. lalu istri bos memanggil anaknya yang sedang berdiri mematung di depan pintu rumahnya. ‘Subhanallah, ini ada tamu papi, cepat memberi salam.” Kata bos sambil tersenyum kepada pemuda itu.
Pemuda itu lalu memberi salam dan mencium tangan babeh dan emak. Kata babeh dan emak, pemuda itu ganteeeeeeeng katanya kaya tokoh idolaku, Park Shi Ho. Emak lalu menanyakan namanya dan ternyata namanya adalah SUBHANALLAH. Nama yang aneh. Masa si orang terkaya di daerah itu dan di zaman yang sudah canggih ini, namanya seperti itu.
“Mayang, lucukan cerita babeh dan emak?”
“Apa yang lucu? Biasa aja..
“Lucu dong. Soalnya waktu emakmu bertanya namanya, dia lalu bilang subhanallah.
Awalnya emak kira dia terpesona melihat kecantikan emak tapi ternyata, itu namanya.” Kata emak dengan mimik wajah kecewa dan ku lihat babeh cemberut seperti cemburu gitu.
“Hahahaha......lucu...lucu..”
“Tuh, kan, Kamu ketawa juga. Emang itu kejadin lucu baru nyadar Kamu.” Kata emak sambil senyum dan melirik genit ke arah babeh.
“yeeee...orang Mayang ngetawain emak. Emang emak ga nyadar, emak mirip siapa? Masa baru denger kata itu sudah geer dan parahnya salah perkiraan hehe..”
“emang emak mirip siapa?” kata emak penasaran
“emak, dari postur tubuh mirip Luna Maya. Dari belakang, mirip desi Ratnasari. Dan dari depan mirip, siapa Beh?
“Mirip Tukul versi cewek.” Kata babeh sambil tertawa terpingkal-pingkal. Aku pun langsung tertawa dan ku lihat emak diam saja. Melihat emak seperti itu, aku menyenggol babeh yang masih terpingkal-pingkal. Babeh lalu mendekati emak dan mencium keningnya. Romantiiiiiiiiis banget...so sweeet..
“ emak, Beh, Mayang mau tanya, kenapa si aku dikasih nama mayang? Malu tau..”
“Iah kan bagus, MAYANG. Tuh didengernya enak.” Kata babeh membela
“Iye kalau nyebutnya Cuma segitu tapi kalau di sekolah kan ketika diabsen, dipanggil nama lengkapnya. Temen-temen Mayang namanya bagus-bagus, ada Azzahra, Surya Dean Pasha, pokoknya semua bagus-bagus deh tapi namaku jelek sendiri, PUTU MAYANG. Coba beh, mak, bayangkan, PUTU MAYANG.”
“ngga apa-apa bagi kami itu biasa aja. Apapun namanya yang penting Kamu bener, dapat menjadi kebanggan babeh dan emak.” Kata babeh dan emak tersenyum. Aku jadi terharu mendengarnya lalu kami bertiga berpelukan.
Emak lalu menyuruh aku untuk masuk rumah. Sambil tersenyum, aku menciumi mereka dan kemudian masuk ke rumah. Aku langsung masuk kamarku yang ku jadikan surga dunia. Kamarku kecil, aku tidak pakai dipan, hanya kasur saja yang ku letakkan di tengah antara kanan dan kiri. Di sebelah kanan, tepatnya di pojok dekat lemari ada meja kecil di atasnya ada sajadah dan mukena. Di sebelah kirinya ku biarkan kosong. Kamarku berwarna-warni, ada merah muda, hijau, kuning, puttih, ungu, dan merah tua.
Aku mematikan kamarku lalu kurebahkan diriku di kasur sambil memeluk kain ompolku. Tak lupa ku hidupkan radioku yang terletak tepat di sebelah kanan kepalaku. Kusetel lagu kesukaanku, Wali band. Rasanya, hatiku begitu tentram. Di pikiranku tak ada lagi Hardi, cowok brengsek yang dulu pernah mampir di hatiku lalu karena dia selingkuh, aku langsung menendangnya dari hatiku.
Sangat sulit tuk melupakan semua kenangan bersamanya namun, malam ini, aku benar-benar bisa melupakannya. Aku benar-benar suka dengan kegelapan karena di kegelapan itu akan ku temui banyak hal, ketenangan, kesejukan, ide-ide keren, kenangan indah, pokoknya semua hal yang dapat membuatku bahagia, bahagia, dan bahagia.
....Bagaimana cerita selanjutnya? ... Tunggu episode berikutnya. Jangan kemana-mana, tetaplah di blog NENENG HUWAIDAH...^^
Langganan:
Postingan (Atom)
















